Causative Verbs (Learning English For Indonesian)


Bank Of Science For Learning English - Causative verbs (e.g. have, get, make, force, let, allow, permit, help, cause, enable, require,etc.) digunakan untuk mengekspresikan bahwa subject kalimat menyebabkan object kalimat melakukan suatu action (bentuk active) atau menyebabkan object kalimat dikenai suatu action (bentuk passive). Dalam bentuk active, action dilakukan oleh object kalimat,


The teacher forced us to study hard.
Di kalimat ini, action “study hard” dilakukan oleh “us“, dan terjadinya action tersebut disebabkan oleh “the teacher“.
Dalam bentuk passive, action pada umumnya tidak dilakukan oleh subject kalimat, walaupun kadang-kadang action tersebut juga bisa dilakukan oleh subject kalimat. Bentuk passive tidak menonjolkan siapa pelaku dari action tersebut, melainkan lebih menonjolkan pada terjadinya suatu action.
I had my room cleaned.
Di contoh ini, siapa yang melakukan action “cleaning my room” tidak disebutkan walaupun itu sebenarnya dikerjakan oleh my sister (saya tahu karena saya yang menulis kalimatnya :)). Sebaliknya, kalau saya mau mengeskpresikan bahwa my sister yang mengerjakannya, maka kalimatnya dapat kita rubah menjadi,
I had my sister clean my room.
Kenapa pada contoh 1 digunakan infinitve “to study“, di contoh 2 digunakan verb3 “cleaned“, dan di contoh 3 digunakan simple verb (verb1) “clean“?
Well, kita tidak usah mencari tahu alasannya, nanti tambah ribet. Yang perlu diperhatikan adalah causative verbs yang mana saja yang mengikuti pola-pola berikut ini,
Bentuk active:
1Subject + causative verb + object + verb1 + …
2Subject + causative verb + object + infinitive + …
Bentuk passive:
3Subject + causative verb + object + verb3 + …
NOTE:
  • Causative verbs bisa dalam sembarang tensis, tergantung pada konteks yang ingin diekspresikan.
  • Verb1 adalah verb dasar (simple form verb), yaitu verb yang  tidak diimbuhi e/es, atau -ing, misalnya: clean, buy, study, etc.
  • Infinitive adalah to + verb1, misalnya: to clean, to buy, to study, etc.
  • Verb3 adalah past participle, misalnya: cleaned, bought, studied, etc.
  • Hanya 4 dari causative verbs di atas yang bentuk active-nya menggunakan pola 1. Do you know which ones?

A. HAVE vs GET

Sebagai causative verb, have dan get bermakna sama (= menyuruh/membuat), tetapi pola penggunaannya berbeda. Dalam bentuk active, have mengikuti pola 1, sedangkan getmengikuti pola 2. Bentuk passive-nya sama-sama mengikuti pola 3.
Contoh:
  • Andi has had his brother buy a pack of cigarettes. (Andi telah menyuruh/membuat adiknya membeli sebungkus rokok).
  • Andi has got his brother to buy a pack of cigarettes.
  • I will have my friend do my homework. (Aku akan menyuruh temanku mengerjakan PRku)
  • I will get my friend to do my homework.
  • Andi has had a pack of cigarettes bought. (Sebungkus rokok telah dibeli oleh seseorang. Andi menyuruh orang itu).
  • Andi has got a pack of cigarettes bought.
  • I will have my homework done . 
  • I will get my homework done.

B. MAKE vs FORCE

Sebagai causative verb, make maknanya lebih kuat dibandingkan dengan have dan get. Dalam hal ini, makna make sama dengan force (= memaksa). Make dan force hanya memiliki bentuk active, so pola 3 tidak digunakan. Make mengikuti pola 1, sedangkan force mengikuti pola 2.
Contoh:
  • The robbers made the bank clerk open the safe box. (Perampok-perampok itu memaksa pegawai bank itu membuka kotak uang).
  • The robbers forced the bank clerk to open the safe box.
  • Sometimes it’s hard for parents to make their children study regularly. (Kadang-kadang sulit bagi para orang tua untuk memaksa anaknya belajar secara reguler).
  • Sometimes it’s hard for parents to force their children to study regularly.

C. LET vs ALLOW/PERMIT

Let = allow = permit = mengijinkan; Let mengikuti pola 1 sedangkan allow dan permitmengikuti pola 2.
  • My sister does not let me enter her room. (Kakakku tidak mengijinkan aku masuk kamarnya)
  • My sister does not allow me to enter her room.
  • My sister does not permit me to enter her room.
  • Because of the earthquake, the teacher let the students leave class earlier.
  • Because of the earthquake, the teacher allowed the students to leave class earlier.
  • Because of the earthquake, the teacher permitted the students to leave class earlier.(Karena (terjadi) gempa, guru itu mengijinkan murid-murid pulang lebih awal).

D. HELP vs ASSIST/AID

Help = assist = aid = membantu. Help dapat mengikuti pola 1 dan 2, sedangkan assist dan aidhanya mengikuti pola 2.
Contoh:
  • He will help me do my job. 
  • He will help me to do my job.
  • He will assist me to do my job.
  • He will aid me to do my job. (Dia akan membantuku mengerjakan pekerjaanku).

E. CAUSE, ENABLE, REQUIRE

Penggunaan cause (menyebabkan), enable (memungkinkan), keep (menjaga/ mempertahankan), hold (menahan), require (mempersyaratkan/ membutuhkan), ect. mengikuti pola 2.
Contoh:
  • The badly manufactured LPG tanks have caused many of them to explode. (Tabung-tabung gas LPG yang dibuat dengan jelek telah menyebabkan banyak dari tabung-tabung itu meledak).
  • A high English proficiency will enable us to study abroad. (Kemampuan bahasa Inggris yang tinggi akan memungkinkan kita belajar di luar negeri).
  • Most Canadian universities require student candidates to have a TOEFL score of at least 550. (Kebanyakan universitas di Canada mempersyaratkan calon-calon mahasiswa memiliki score TOEFL minimal 550).
So, causatives tidak begitu rumit, bukan? Ya, karena hanya have, make, let yang harus diikuti oleh verb1, sedangkan verb lainnya diikuti oleh infinitive. Khusus untuk help seharusnya tidak akan error karena verb yang mengikutinya adalah optional (bisa verb1, bisa juga infinitive).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Like Asahlah On Facebook